Hidroponik Shop
Toko Peralatan dan Nutrisi Hidroponik
Menu

( pcs)
BarangJumlahBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Selesai Belanja

Tips & Trik Bertanam Terong Yang Baik

Saturday, June 3rd 2017.

Siapa yang tidak suka dengan terong? Sayuran buah yang satu ini sangat lezat sekali apabila dihidangkan di atas meja. Olahan apa saja bisa memanfaatkan terong. Bagi Kawan yang ingin bertanam sendiri, berikut ini kami sharing bagaimana cara bertanam terong yang mudah dan praktis.

Sumber Gambar: Google

➡ Tanaman Terong bisa ditanam di dataran rendah, menengah, maupun tinggi.
➡ Dapat berproduksi maksimal pada suhu 22-30 derajat celcius.
➡ pH yang baik untuk tanaman terong ditanam di tanah: 6,5-7
➡ pH yang baik untuk tanaman terong ditanam secara hidroponik: 5,5-6,5
➡ Lubang tanam tanaman terong: 70x60cm atau 80x90cm. Untuk musim kemarau gunakan jarak tanam 70x60cm dan pada musim hujan buat jarak tanam 80x60cm. (teknik konvensional atau organik)
➡ Lubang tanam tanaman terong teknik hidroponik, bisa disesuaikan dengan yang konvensional.
➡ Persiapan bibit dan cara semai benih terong: bisa langsung disemai ke media tanam, bisa dilakukan treatmentperendaman benih/ biji menggunakan air HANGAT kuku selama 5-6 jam, ditiriskan, barulah disemai.
➡ Biasanya sudah menjadi BIBIT saat berusia 25-35 HSS (Hari Setelah Semai).
➡ Penanaman dilakukan pada SORE hari.
➡ Penyulaman, atau filtrasi mana saja tanaman yang mati dilakukan 15 HST (Hari Setelah Tanam). Wajib dilakukan PENYIANGAN juga agar tanaman utama bisa tumbuh dengan baik.
➡ Untuk MENGURANGI tumbuhnya GULMA liar. PASANGLAH PLASTIK MULSA!!!
➡ JANGAN LUPA pasang AJIR/ BAMBU di sekitar tanaman, baiknya menyerong sudut 45 derajat agar tidak mengganggu dan merusak akar tanaman terong.

Sumber Gambar: Google

➡ Masa PANEN, dilakukan pada usia 70-80 HST (Hari Setelah Tanam). Lakukan pemanenan setiap 3 hari sekali.

Butuh biji/benih terong?
Klik: http://hidroponikshop.com/?s=terong

Comments

comments

Produk terbaru